Featured News Posts

  • Penuhilah dengan Kebaikan

    Pagi itu, Jane membantu bibi untuk mengisi tempayan dengan air. Bibi mengatakan...

  • Kue Cokelat Mama

    Hari itu Tina pergi ke sekolah dengan membawa kue cokelat buatan mama. Saat...

  • Kontes Menyanyi

    Malam itu semua orang sedang berkumpul pada sebuah aula. Di sana sedang...

  • Belajar Mengatakan Cukup

    Seorang pemuda yang sedang mencari kayu di hutan, tiba-tiba menemukan mata air...

  • Menendang Bola

    Doni pulang ke rumah dengan wajah lesu. Dia sangat kecewa dengan perlakuan...

  • Pohon Jeruk yang Penuh Kasih

    Alan sudah tidak mempunyai orang tua lagi. Dia diasuh oleh neneknya. Alan hanya...

  • Tetap Seekor Nyamuk

    Ada seekor nyamuk yang selalu ketakutan ketika bertemu dengan cicak. Nyamuk...

  • Bejana Tanah Liat dan Bejana Emas

    Lima hari lagi, raja akan mengadakan sebuah pesta. Raja itu menyiapkan...

ARTIKEL TERBARU



Penuhilah dengan Kebaikan

Pagi itu, Jane membantu bibi untuk mengisi tempayan dengan air. Bibi mengatakan pada Jane agar mengisi tempayan-tempayan dengan air hingga penuh. Jane pun segera melakukan pesan bibinya dengan sangat baik. Saat perjalanan pulang Jane memutuskan untuk bertanya. “Bibi, mengapa tempayan-tempayan ini harus penuh dengan air?” “Jane, jika kau mengisi tempayan ini hanya setengah, maka ruang […]

Continue Reading →

Kue Cokelat Mama

Hari itu Tina pergi ke sekolah dengan membawa kue cokelat buatan mama. Saat istirahat, Tina memilih untuk duduk di taman dengan membawa buku serta kuenya. Kemudian ada anak laki-laki yang juga duduk di dekatnya. Tina pun mulai memakan kuenya. Ternyata anak laki-laki yang berada di sampingnya juga memakan kue itu. Tina menjadi geram dan ingin […]

Continue Reading →

Kontes Menyanyi

Malam itu semua orang sedang berkumpul pada sebuah aula. Di sana sedang mengadakan kontes menyanyi. Ada ratusan orang yang berlomba untuk mengeluarkan suara emasnya. Ketika kontes akan berakhir, muncul seorang gadis kecil yang sangat pemalu. Gadis itu menyodorkan sebuah kertas kecil kepada pemain piano yang bertuliskan, “Saya akan menyanyikan: Tuhan Itu Baik.” Mulailah pemain piano […]

Continue Reading →

Belajar Mengatakan Cukup

Seorang pemuda yang sedang mencari kayu di hutan, tiba-tiba menemukan mata air ajaib. Mata air itu mengeluarkan berlian dan mata air itu akan berhenti ketika pemuda itu mengatakan “stop”. Pemuda itu mulai mengambil ember dan wadah-wadah yang lain untuk menampung berlian. Semua berlian yang ada di dalam rumahnya tidak membuatnya merasa cukup. Hingga pemuda itu […]

Continue Reading →

Menendang Bola

Doni pulang ke rumah dengan wajah lesu. Dia sangat kecewa dengan perlakuan teman-temannya. Doni baru saja dikeluarkan dari tim sepak bola di sekolahnya karena dirinya tidak mempunyai kemampuan yang bagus untuk menendang bola. “Kenapa kau bersedih, Doni?” “Aku tak bisa mengikuti lomba sepak bola, Yah. Mereka berkata bahwa aku tak bisa menendang bola dengan baik, […]

Continue Reading →

Pohon Jeruk yang Penuh Kasih

Alan sudah tidak mempunyai orang tua lagi. Dia diasuh oleh neneknya. Alan hanya menghabiskan waktu untuk bermain di bawah pohon jeruk. Jika di rasa sudah bosan, maka Alan akan memanjatnya dan memakan buah-buah jeruk itu. Suatu hari Alan bercerita bahwa dia ingin sekali membeli sebuah buku namun ia tak memiliki uang. Pohon jeruk berkata kepada […]

Continue Reading →

Tetap Seekor Nyamuk

Ada seekor nyamuk yang selalu ketakutan ketika bertemu dengan cicak. Nyamuk tidak ingin mengalami hal yang sama seperti teman-temannya, dimana cicak itu telah membunuh temannya. Nyamukpun memohon agar dirinya bisa berubah menjadi seekor cicak. Saat menjadi sesekor cicak, dirinya masih tetap sja ketakutan karena ada hewan lain yang juga ingin memakannya. Akhirnya dia memohon untuk […]

Continue Reading →

Bejana Tanah Liat dan Bejana Emas

Lima hari lagi, raja akan mengadakan sebuah pesta. Raja itu menyiapkan anggur-anggur terbaik dan menyimpannya dalan bejana tanah liat. Suatu malam, bejana-bejana emas merasa iri bahwa raja lebih memilih bejana tanah liat yang sangat buruk. “Hai, bejana tanah liat. Dirimu begitu buruk dan kau tak layak untuk melayani para raja di pestanya nanti. Tuangkan anggur-anggur […]

Continue Reading →

Lakukan dengan Kelembutan

Di sebuah hutan ada lomba yang boleh diikuti oleh seluruh penghuni hutan. Tibalah giliran si kayu untuk melawan air. Kedua dituntut untuk bisa melewati semak belukar dan juga dinding batu. Si kayu yang merasa kuat mulai mencoba melewati semak belukar dengan cara menginjak-injak semak itu dan si kayu lolos melewati semak belukar dengan sedikit terluka. […]

Continue Reading →

Sepatu Besi

Pagi itu, Tuhan mengganti sepatuku dengan sepatu besi. Awalnya aku protes, karena dengan sepatu besi aku tidak akan bisa berlari. Tapi hari ini menjadi hari yang menyakitkan. Semakin aku memaksakan diriku untuk berlari, maka kakiku akan terluka, tak heran jika aku memaki. Akupun menyerah. Aku berjalan dengan sangat pelan dan sesekali aku mengistirahatkan kakiku untuk […]

Continue Reading →