Beruntung VS Bersyukur

Beruntung VS Bersyukur

Apa itu beruntung? Banyak orang mendefinisan “beruntung” sebagai salah satu keadaan di mana seseorang bisa dengan mudah mendapatkan sesuatu tanpa bersusah payah. Bila ada kata “untung” maka ada juga kata “sial”. Sial adalah keadaan di mana seseorang selalu mendapat hal buruk terhadap apa yang telah dia kerjakan dengan sungguh-sungguh.

Tuhan tidak pernah menciptakan “kesialan” karena Tuhan selalu memberkati apa yang sudah Dia ciptakan. Tuhan selalu memberkati anak-anak-Nya. Tuhan tidak pernah menciptakan/memberi hal buruk kepada kita.

Tuhan yang menyediakan berkat dan kita yang berusaha untuk mendapatkannya. Dalam Amsal 12:27 dikatakan bahwa, “Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.” Bila kita ingin mendapatkan sesuatu, maka kita harus mengusahakannya terlebih dahulu karena ada berkat yang luar biasa dibalik ketekunan.

Terkadang terlalu banyak orang-orang yang beruntung (diberkati dalam semua usahanya). Mereka terlalu senang dengan kesuksesan yang telah tercapai, namun mereka lupa untuk bersyukur. Mereka lupa untuk berterima kasih kepada Sang Pemberi Berkat yang juga memberi mereka kehidupan.

Sama seperti ketika Yesus menyembuhkan 10 orang kusta dan hanya seorang saja yang kembali kepada Yesus untuk mengucap syukur (baca Lukas 17:11-19). Jadilah manusia yang hidup dengan penuh ucapan syukur dalam segala hal karena itulah yang Tuhan kehendaki dalam kehidupan kita.

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

1 Tesalonika 5:18

Tags:

2 Responses to “Beruntung VS Bersyukur”

  1. lukas #

    °•.•° °••°  °••° °•.
    •. T H A N K :) Y O U !!! .°
    °•..•°°•..•°°•.•°°•.•° buat kata2 nya yang sangat membangun saya

    February 9, 2013 at 10:55 am Reply
  2. Astrid #

    Lupa bersyukur adalah sikap manusia duniawi. Itu mmg menjadi tantangan tersendiri bwt kt smw.

    February 13, 2013 at 5:12 am Reply

Leave a Reply