Dibentuk Kembali

Dibentuk Kembali

Kita pasti sudah sering mendengar sebuah cerita tentang bejana yang retak, di mana sang pemiliknya membentuk kembali bejana tersebut. Bejana dari tanah liat tersebut akan dihancurkan kemudian dibentuk kembali bahkan ditekan-tekan untuk memadatkan dan menentukan model bejana tersebut. Agar kuat, bejana juga dimasukkan ke dalam perapian sebelum akhirnya di cat.

Bila kita hanya membayangkan saja mungkin akan menjadi hal yang biasa. Namun, masa-masa pembentukkan kembali itu akan terjadi di dalam hidup kita. Ada saatnya di mana Tuhan mengambil alih dan memulihkan seluruh kehidupan kita.

Bila saat ini kita sedang berada pada keadaan yang tidak menyenangkan, mungkin kita sedang menghadapi sebuah masalah yang sangat besar dan masalah itu datang silih berganti, maka bersyukurlah. Tidak semua masalah itu mendatangkan hal negatif bagi kehidupan kita.

Terkadang kita tidak menyadari bahwa masalah yang kita alami merupakan kehendak Tuhan. Tuhan menggunakan masalah-masalah tersebut sebagai sarana untuk membentuk hidup kita menjadi lebih baik. Mungkin saat ini kita terlalu mengandalkan kekuatan diri sendiri, mungkin saat ini kita sedang tinggi hati, dan mungkin juga saat ini kita sedang jauh dari Allah/melupakan Allah.

Masalah membuat kita sadar bahwa kita tidak mampu melewatinya sendiri. Badai hidup membuat kita selalu berserah dan berpegang teguh pada Yesus. Masalah membuat kita kembali kepada Yesus.

Seperti seoarng pecandu narkoba yang ingin terbebas dari kebiasaan buruknya, maka harus mampu menahan semua rasa candu yang sangat menyakitkan. Bila dia mampu bertahan dalam kesakitan itu, maka dia akan beroleh kesembuhan.

Sama seperti kehidupan kita. Saat kita berada dalam proses “penyembuhan” maka kita akan melewati masa-masa “kesakitan”. Masa-masa yang selalu kita anggap sebagai penderitaan. MAsalah/penderitaan yang sesungguhnya terjadi dalam hidup kita merupakan sebuah saran dari Tuhan untuk memulihkan kehidupan kita. Maka bersyukurlah dalam setiap keadaan yang terjadi dalam hidup kita, dan percayalah bahwa segala sesuatu yang terjadi ada berkatnya sendiri.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Roma 8:28

Tags:

4 Responses to “Dibentuk Kembali”

  1. LUAR BIASA SEKALI, SALAM KENAL
    JANGAN LUPA VISIT MY BLOG

    http://airhidupblog.blogspot.com

    GBU.

    December 21, 2012 at 8:06 pm Reply
  2. Wiwin #

    Seperti yg sedang saya alami,masalah dtg silih berganti.

    December 21, 2012 at 10:45 pm Reply
  3. Djemi #

    Saya sangat tersentuh dengn renungan hari ini tentang pembentukan kembali atau kalau diistilahkan sebuah bangunan direnovasi kembali. Terima kasih Tuhan Yesus hambaMu manusia yg paling berdosa tapi tolong biar aku kembali kejalanMu. Amin

    December 23, 2012 at 8:57 am Reply

Leave a Reply