DOMBA ATAU KAMBING?

 

“Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikuti Aku” – Yohanes 10:27 -

 

Domba atau Kambing ~ Yesus adalah gembala. Pada akhir jaman Tuhan akan memisahkan antara kambing dan domba. Domba merupakan orang-orang benar yang akan masuk ke dalam kerajaan Allah, sedangkan kambing merupakan gambaran orang-orang fasik yang tidak dapat masuk kerajaan Allah.

 

Kita termasuk kambing atau domba? Bagaimana cara mengetahui bahwa kita adalah domba? Ciri-ciri menjadi domba adalah:

1. Domba mendengar suara Gembala

Tuhan selalu berbicara kepada kita setiap hari. Semua itu tergantung pada “telinga” kita. Kita bisa mendengar suara itu atau kita sudah menjadi tuli. Allah adalah Roh dan bila kita ingin mendengar suara-Nya, maka kita harus mempertajam telinga rohani rohani kita. Secara alkitabiah disebutkan cara agar kita menjadi peka terhadap suaranya “Beribadah dengan Tuhan dan berpuasa” (kis. 13:2).

2. Gembala mengenal Dombanya

Domba yang selalu taat pada Gembalanya akan lebih mudah untuk dikenali dan sang Gembala akan lebih memperhatikannya. Mereka adalah orang-orang yang melakukan firman Tuhan. Mereka adalah orang-orang yang takut akan Tuhan (Mat 7:21-23).

3. Domba selalu mengikuti Gembalanya

Mengikut Yesus bukan hanya rajin pergi ke gereja tetapi menjadi seperti Tuhan Yesus. Para remaja yang sangat mengidolakan artis pujaannya pasti akan berusaha untuk menjadi sama denganya, dari aksesoris, cara berpakaian, model rambut, sampai gaya bicara juga ditirunya. Nah, seperti itulah yang Tuhan inginkan dari kita. Kita harus memiliki kasih, kesabaran, kemurahan hati, kelemahlembutan, dan kerendahan hati (1 korintus 13:4-7).

 

Allah sangat mengasihi domba-dombanya. Dia akan mencukupkan segala kebutuhan kita. Maka dari itu jadilah domba yang baik agar berkat-berkat dicurahkan dalam hidup kita. Dan Tuhan akan membawa kita masuk ke dalam Kerajaan Allah.

No comments yet.

Leave a Reply