Hiduplah Dalam Kasih

Hiduplah Dalam Kasih

Kita sering menjumpai banyak kata kasih dalam alkitab, dalam kotbah di gereja, atau pun dalam tulisan-tulisan renungan yang kita baca setiap hari. Kita meresa sudah sangat familiar dengan kata “kasih” sehingga kita sering mengacuhkannya.

Sudah kita melakukan kasih? Kasih itu merupakan sebuah pilihan. Kita bisa memilih kapan kita akan mengasihi dan kepada siapa kasih itu kita berikan. Ada beberapa orang yang mengeraskan hatinya dan lebih mementingkan diri sendiri dari pada orang lain. Saat kita sudah memutuskan untuk mengasihi, maka kita juga harus bisa konsisten dengan pilihan yang kita buat.

Nyatakanlah kasih itu dalam perbuatan. Kata-kata yang panjang tentang kasih akan secepatnya dilupakan, akan tetapi berbuatan yang kita lakukan tidak akan pernah dilupakan. Kasih itu terjadi secara spontan dari dalam diri sendiri tanpa adanya paksaan.

Kasih yang baik itu tidak pernah terjadi pada hari-hari tertentu. Milikilah kasih yang telah menjadi kebiasaan dalam hidup kita. Praktekkanlah kasih itu secara berulang-ulang sehingga kita kasih itu mengakar dalam hati kita.

Kasih itu selalu berputar. Saat kita melaukan kasih, maka suatu saat kasih itu akan kembali pada kita yang mungkin dalam rupa yang berbeda. Dan saat kita berbuat baik, maka sebenarnya kita sedang menanam benih berkat yang suatu saat akan kita petik buahnya.

Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.

Efesus 5:1-2

Tags:

No comments yet.

Leave a Reply