Jangan Menyerah Pada Keadaan

Jangan Menyerah Pada Keadaan

Pagi ini ada seorang sahabat yang sharing tentang masalah pekerjaannya. Saya begitu terkejut ketika mengetahui bahwa dirinya sudah tidak bekerja di tempat yang sebelumnya. Kenapa? Apakah dia dipecat?

Ternyata dia keluar dengan sendirinya karena merasa tidak nyaman dengan lingkungan kerja. Banyak teman-teman kerjanya yang tidak suka akan kesuksesan dirinya sehingga dia dikucilkan. Dia dituduh bahwa semua kesuksesan yang dia rahil adalah hasil campur tangan kakaknya yang merupakan atasan/bos di kantor tersebut.

Akan tetapi sahabat saya ini berkata dengan jujur bahwa kesuksesan yang dia raih selama ini adalah murni dari hasil kerja kerasnya dan tidak ada campur tangan/bantuan dari kakaknya.

Kisah di atas hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa kita jangan sampai menyerah pada keadaan. Kita tahu bahwa semakin tinggi pohon, maka akan semakin kencang pula angin yang menggoncangkan pohon tersebut. Begitu pula dengan karir, banyak orang-orang yang tidak suka bahwa ada salah satu dari rekan kerjanya yang sukses. Semakin tinggi karir yang didapatkan, maka akan semakin banyak pula orang yang berusaha untuk menumbangkannya yaitu dengan cara membuatnya gagal.

Bila pohon tidak memiliki akar yang kuat, maka akan mudah sekali tercabut. Begitu pula dengan manusia, bila kita tidak memiliki prinsip dan keteguhan hati yang kuat, maka kita tidak akan mampu bertahan ataupun melawan keadaan.

Bila kita sudah bekerja dengan jujur dan benar, maka tidak perlu takut terhadap omongan-omongan atau gosip-gosip yang tidak benar tentang diri kita. Justru kita harus semakin menunjukkan kinerja kerja yang lebih baik.

Bagaimana caranya untuk memiliki prinsip dan keteguhan hati yang kuat? Kita harus memiliki akar yang kuat di dalam Yesus. Kita tahu bahwa saat Yesus ada bersama kita, siapakah yang mampu melawan dan bahkan menumbangkan kita?

Jadilah anak-anak Allah yang tidak tergoyahkan dalam situasi apa pun karena Tuhan Yesus akan selalu membela orang-orang benar yang selalu mengandalkan Diri-Nya.

Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

Roma 8:31

Tags:

No comments yet.

Leave a Reply