Ketika Menjadi Buta

Ketika Menjadi Buta

Ada seorang tua yang sudah dua hari duduk di emperan toko. Hidupnya hanya bergantung pada orang-orang yang berbelas kasih memberinya makan. Banyak orang yang menganggap bahwa seorang tua itu adalah pengemis. Tak heran bila banyak yang mengacuhkannya dan tak memberi karena melihat tubuh seorang tua yang masih sehat.

Namun suatu hari ada pemandangan yang tidak biasa. Seorang tua tersebut tampak kesulitan untuk berjalan mengingat kedua kakinya dalam kondisi yang baik. Ternyata seorang tua tersebut buta. Walau tubuhnya sehat namun ada salah satu dari penca inderanya yang tidak berfungsi.

Ia membutuhkan bantuan orang lain untuk berjalan. Ia membutuhkan mata orang lain bila ingin selamat dalam perjalanan yang ia tempuh, karen mata orang lainlah yang menghindarkan dia dari marabahaya.

Demikian juga hidup kita. Iblis telah membutakan mata rohani kita. Iblis akan menghancurkan dan membinasakan kehidupkan kita. Kita membutuhkan mata Tuhan untuk membawa kita kepada keselamatan. Maka dari itu mari kita mendekatkan diri kepada Tuhan dan biarkan Tuhan saja yang meluruskan jalan kita.

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

Amsal 3:5-6

Tags:

One Response to “Ketika Menjadi Buta”

  1. Adeleheid Manikome #

    Salom, terima kasih atas humor yang lucu n membangun. Tuhan Yesus memberkati.

    April 13, 2013 at 10:53 pm Reply

Leave a Reply