Kuasa Allah itu tidak terbatas dan tidak terlihat. Tidak ada seorang pun yang mampu meneliti dari mana datangnya mujizat-mujizat yang Tuhan berikan. Semua terjadi begitu saja, dan pada saat itu juga Tuhan telah mengadakannya.
Sama seperti pada pesta pernikahan di Kana, dimana pada pesta itu kehabisan semua anggur dan Yesus menyuruh para nelayan untuk mengisi enam tempayan itu dengan air.
Saat para pelayan mengambil air dalam tempayan itu dan menghidangkannya, maka bukan lagi air yang disajikan, namun anggur dengan kualitas yang baik. Secara logika, hal itu tidak akan mungkin terjadi. Untuk membuat sebuah minuman anggur, maka dibutuhkan proses yang panjang. Dari penanaman, sampai proses pengolahannya.
Sedangkan Yesus, membuatnya melampuai semua proses kimia dan proses pengolahan yang biasa dilakukan oleh manusia. Itulah yang dinamakan mujizat. Tuhan bisa melakukan yang tidak bisa dilakukan oleh manusia.
Dokter bisa menyembuhkan penyakit, tetapi Yesus dapat membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada saat itu juga. Maka kita sebagai anak-anakNya, mintalah p0ada Yesus sesuatu yang bukan biasa-biasa saja. Mintalah sesuatu yang luar biasa dan percayalan bahwa hal itu akan terjadi. Pada saat kita percaya, maka pada saat itu pula kita telah mendapatkannya.










Aminn