Prestasi Belajar Anak-Anak Tuhan

Prestasi Belajar

Prestasi Belajar Anak-Anak Tuhan

“Ma, aku mendapatkan juara 1 di sekolah,” kata seorang anak kecil kepada ibunya. Sang ibu sangat bangga terhadap prestasi belajar anaknya. Sampai dewasa pun, anaknya itu tetap mendapatkan nilai-nilai terbaik dan juga pekerjaan terbaik, namun ada prstasi lain yang sangat buruk.

Anaknya menjadi orang yang sangat sombong dan menghujat Tuhan. Dia begitu men-Tuhan-kan dirinya sendiri. Tidak sampai di situ saja, sang anak juga mengirim ibunya ke panti jompo karena dianggap sangat mengganggu kehidupan suksesnya.

Prestasi belajar bukan hanya tentang kepandaian di sekolah. Kehidupan kita dipengaruhi oleh banyak aspek dan nantinya kita juga akan mempengaruh banyak aspek pula. Saat kita tidak bisa mengendalikan diri, maka kita akan menjadi manusia yang sangat buruk baik di dunia atau pun di mata Tuhan.

Kita juga harus bisa belajar mengenai nilai-nilai kekristenan yang baik dan belajar bagaimana cara menjadi anak-anak Tuhan yang baik. Apa artinya jika kita hanya menjadi hebat di dunia saja namun kita sangat buruk di mata Tuhan? Bagaimana kita bisa menjadi contoh yang baik jika kita sendiri belum bisa menjadi pribadi yang baik? Bagaimana kita ingin mendapat kasih Bapa jika kita sendiri tidak pernah mengasihi sesama?

Tuhan tidak pernah melihat jabatan kita, pertasi belajar kita, harta kita, atau apapun yang kita miliki. Tuhan Yesus melihat hati kita. Tuhan akan memberikan mahkota kehidupan berdasarkan prestasi yang muncul dari dalam hati kita.

Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapatbelajar perintah-perintah-Mu.

Mazmur 119:73

Tags: , ,

No comments yet.

Leave a Reply